Sabtu, 01 Januari 2011

SEMUA ORANG DAPAT DIPIJAT REFLEKSI

Pijat refleksi dapat diterapkan bagi semua orang, mulai dari bayi hingga orang tua. Para wanita yang menderita stres dan depresi merasa ada perbaikan setelah menjalani terapi pijat refleksi selama 30 menit setiap minggu.
Beberapa permasalahan kesehatan wanita dapat dibantu penyembuhannya melalui pijat refleksi. Mulai dari menstruasi yang kurang lancar atau sakit saat menstruasi, endometriosis, fibroid atau tumor yang ada di uterus yang menyebabkan sakit, pendarahan, keputihan, juga keluarnya darah yang berlebihan saat menstruasi.
Prosedur umum yang dianjurkan refleksolog untuk kondisi-kondisi seperti ini adalah memfokuskan pemijatan pada titik-titik refleksi organ reproduksi wanita, mulai dari rahim, vagina, hingga indung telur. Selain itu, titik refleksi kelenjar endokrin pun harus dipijat. Namun sebelumnya, pijatlah titik refleksi saluran kencing, saluran pembuangan serta saluran saraf otak.
Selanjutnya, diikuti dengan titik refleksi rahim dan ovarium. Titik refleksi rahim terletak di bagian belakang pergeiangan kaki yang lembut di dekat mata kaki.
Sedang pada wanita yang sudah menopause, akibat ketidak-seimbangan hormon seks, bisa timbul gejala seperti hot flushes (berkeringat), depresi dan vagina mengering. Dalam jangka panjang, terjadi osteoporosis. Untuk kasus ini, pemijatan pada titik refleksi tulang belakang dan otak juga perlu dilakukan untuk menghasilkan rasa rileks. Guna mengatasi hot flushes, titik refleksi tiroid perlu ditekan karena titik ini penting untuk mengontrol sistem metabolisme.
Untuk mengatasi depresi, yang perlu dipijat adalah kelenjar-kelenjar endokrin yang sangat penting untuk mengatur hormon, menjaga irama tubuh serta keseimbangan fungsi biokimia. Semua kelenjar itu memiliki dampak bagi emosi. Selain kelenjar endokrin, titik refleksi lain yang perlu dipijat adalah titik refleksi hati.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar